Senin, 08 Februari 2010

stiker paraguay

Striker Paraguay Ditembak di Kepala

Timnas Paraguay Dimas Ramadani
26/01/2010 02:22
Striker Paraguay, Salvador Cabanas pemanasan jelang partai kualifikasi PD 2100 pada 3 September 2009. Cabanas ditembak di kepala pada 25 Januari 2010 yang membuatnya berada dalam kondisi kritis. AFP PHOTO/Norberto DUARTE
Salvador Cabanas (© AFP 2010)

Liputan6.com, Mexico City: Bintang tim nasional Paraguay, Salvador Cabanas ditembak di kepala ketika berada dalam sebuah di ibukota Meksiko, Mexico City, Senin (25/1) waktu setempat. Cabanas yang memperkuat klub Meksiko, Club America, kini dalam kondisi kritis.

Seperti ditulis Associated Press, Cabanas, 29 tahun, tiba di rumah sakit untuk menjalani operasi pengangkatan peluru yang bersarang di kepalanya dalam kondisi sadar. “Dia (Cabanas) keheranan dan tidak tahu apa yang terjadi serta menanyakan kemana dan mengapa mereka (tim medis) membawanya,” tutur Michael Bauer, Presiden Club America.

Dua pelaku ditahan, akan tetapi belum jelas motif di balik insiden berdarah tersebut. Hanya disebutkan bahwa Cabanas mengunjungi bar bersama istrinya dan ditembak di kamar kecil sebelum fajar menyingsing. Meski begitu, diduga insiden tersebut dilatarbelakangi upaya perampokan.

Juan Angel Napout, Presiden PSSI-nya Paraguay, bergegas mengirim dokter tim nasional ke Mexico City untuk menemani Cabanas. Tindakan yang patut diacungi jempol. “Kami berdoa yang terbaik untuknya,” kata Napout lirih.

Cabanas merupakan salah satu striker andal di Paraguay, bersama dengan Roque Santa Cruz dan Nelson Haedo Valdez. Ia bahkan menjadi penyumbang gol terbanyak, dengan enam golnya, bagi Paraguay yang finis di urutan ketiga di babak kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Amerika Selatan (CONMEBOL). Sebelum penembakan ini, hampir dipastikan Cabanas ikut serta ke Afrika Selatan, dimana Paraguay bergabung dengan Italia, Selandia Baru dan Slovakia di putaran pertama Grup F.

Cabanas bermain di Meksiko sejak 2003 ketika direkrut klub Jaguars. Pada 2006 ia pindah ke Club America. Mengemas 125 gol dari 218 pertandingan menjadikan Cabanas dikenal sebagai salah satu striker yang mengorbit di Liga Meksiko. Jejak rekam itu pulalah yang kabarnya membuat Steve Bruce, manajer Sunderland, mengutarakan keinginannya memboyong pemain bertinggi 173 sentimeter itu ke Liga Premier Inggris.(DIM).sumber:liputan6.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar