Bougherra Pemain Terbaik Jazirah Arab
Ballon d'Or Arabian Dimas Ramadani05/02/2010 20:10
Gelandang Rangers asal Aljazair, Madjid Bougherra saat sesi latihan jelang laga pramusim melawan Portsmouth di Fratton Park, 8 Agustus 2009. AFP PHOTO/Glyn Kirk
Madjid Bougherra (© AFP 2009)
Artikel Terkait
Liputan6.com, Beirut: Majdid Bougherra memenangi Bola Emas Arab, simbol dari gelar Pemain Terbaik Jazirah Arab. Bougherra dianggap pantas setelah menuai sukses, baik ketika memperkuat tim nasional Aljazair maupun ketika bermain untuk klubnya, Glasgow Rangers.
Bek berusia 27 tahun itu memperoleh apresiasi tertinggi di jazirah para nabi yang diorganisir harian Libanon, Elhadath Erriadh. Koran ternama di Libanon itu menghimpun suara dari 158 jurnalis di 17 negara Arab.
Dari hasil tabulasi, Bougherra memperoleh 240 poin. Ia mengungguli mengungguli striker Maroko yang bermain di Girondins de Bordeaux, Marouane Chamakh, yang memperoleh 227 poin. Tempat ketiga diduduki kapten timnas Mesir dan Al Ahly, Ahmed Hassan, dengan 188 poin.
Pemain kelahiran Prancis pada 7 Oktober 1982 ini memulai karier profesionalnya bersama Gueugnon, sebelum kemudian merantau ke Inggris pada 2006. Setelah memperkuat Sheffield Wednesday dan Charlton Athletic, pada 2008 Bougherra bermain untuk Rangers.
Sepanjang 2009 karier pemain yang berposisi sebagai centre-back ini gemilang. Aksi individunya ketika menjebol gawang VfB Stuttgart di partai Liga Champions, pada September 2009, banyak mengundang pujian. Di tahun itu juga Bougherra mengantar Rangers menjuarai Liga Premier Skotlandia.
Tetapi yang paling fenomenal tentunya keberhasilan Bougherra mengantar Aljazair tampil di putaran final Piala Dunia setelah mengalahkan Mesir pada partai play-off di Kartoum, Sudan. Bougherra menjadi pemain Aljazair pertama yang memperoleh gelar tersebut setelah Rabah Madjer merengkuhnya pada 1987.(DIM).sumber:liputan6
Bek berusia 27 tahun itu memperoleh apresiasi tertinggi di jazirah para nabi yang diorganisir harian Libanon, Elhadath Erriadh. Koran ternama di Libanon itu menghimpun suara dari 158 jurnalis di 17 negara Arab.
Dari hasil tabulasi, Bougherra memperoleh 240 poin. Ia mengungguli mengungguli striker Maroko yang bermain di Girondins de Bordeaux, Marouane Chamakh, yang memperoleh 227 poin. Tempat ketiga diduduki kapten timnas Mesir dan Al Ahly, Ahmed Hassan, dengan 188 poin.
Pemain kelahiran Prancis pada 7 Oktober 1982 ini memulai karier profesionalnya bersama Gueugnon, sebelum kemudian merantau ke Inggris pada 2006. Setelah memperkuat Sheffield Wednesday dan Charlton Athletic, pada 2008 Bougherra bermain untuk Rangers.
Sepanjang 2009 karier pemain yang berposisi sebagai centre-back ini gemilang. Aksi individunya ketika menjebol gawang VfB Stuttgart di partai Liga Champions, pada September 2009, banyak mengundang pujian. Di tahun itu juga Bougherra mengantar Rangers menjuarai Liga Premier Skotlandia.
Tetapi yang paling fenomenal tentunya keberhasilan Bougherra mengantar Aljazair tampil di putaran final Piala Dunia setelah mengalahkan Mesir pada partai play-off di Kartoum, Sudan. Bougherra menjadi pemain Aljazair pertama yang memperoleh gelar tersebut setelah Rabah Madjer merengkuhnya pada 1987.(DIM).sumber:liputan6

Tidak ada komentar:
Posting Komentar